Wawasan & Artikel

Cara Menghitung Zakat Emas Yang Harus Dibayarkan

zakat perak

Didalam islam harta merupakan salah satu anugrah yang diberikan oleh Allah. Setiap Muslim menyakini bahwa harta yang kita miliki tidak akan dibawa hingga akhir hayat. dan Allah SWT senantiasa mengingatkan kepada setiap muslim untuk mambayar zakatnya atas harta yang dimiliki. salah satunya adalah Zakat Emas.

Kewajiban Membayarkan Zakat Emas Dalam Al-quran

zakat emas

Zakat emas, perak, atau logam mulia adalah zakat yang dikenakan atas emas, perak dan logam mulia lainnya yang telah mencapai nisab dan haul. Dalil mengenai kewajiban Menzakati emas atau perak ini ada dalam Al-Quran Surat At-Taubah Ayat 34.

“… Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,”.

Kewajiban menzakatkan emas dan perak juga didasari dari beberapa hadits lainnya, salah satunya adalah hadits riwayat Abu Dawud rahimahullah:

“Jika engkau memiliki perak 200 dirham dan telah mencapai haul (satu tahun), maka darinya wajib zakat 5 dirham. Dan untuk emas, anda tidak wajib menzakatinya kecuali telah mencapai 20 dinar, maka darinya wajib zakat setengah dinar, lalu dalam setiap kelebihannya wajib dizakati sesuai prosentasenya.” (HR. Abu Dawud)

Syarat Emas dan Perak yang Wajib Dibayarkan Zakatnya

membayar zakat emas

Setelah mengetahui tentang kewajiban Menzakatkan emas dan perak, lalu selanjutnya kita perlu mengetahui apa saja syarat emas dan perak yang wajib dizakati. Adapun detailnya sebagai berikut :

  • Milik Sendiri, artinya kepemilikan atas emas dan perak tesrbut dimiliki secara sempurna dan sah, bukan pinjaman atau milik orang lain.
  • Sampai Haulnya, artinya emas dan perak tersebut sudah tersimpan selama satu tahun berjalan.
  • Sampai Nisabnya, artinya emas dan perak yang dimiliki sudah mencapai batasnya untuk dikategorikan sebagai harta yang wajib dizakati. Untuk nisab zakatnya sendiri sebesar 85 gram emas dan untuk perak sebesar 595 gram.

Nisab dan Cara Menghitung Zakat Emas dan Perak

perhiasan mewah

Menzakatkan emas wajib dikenakan zakat jika emas yang tersimpan telah mencapai atau melebihi nisabnya yakni 85 gram (mengikuti harga Buy Back emas pada hari dimana zakat akan ditunaikan), kadar zakat emas adalah 2,5%. Sementara itu, zakat perak wajib ditunaikan jika perak yang dimiliki telah mencapai atau melebihi nisab sebesar 595 gram, kadar zakatnya ialah 2,5% dari perak yang dimiliki.

Berikut cara menghitung zakat emas/perak:

2,5% x Jumlah emas/perak yang tersimpan selama 1 tahun

Contoh:

Bapak Fulan memiliki emas yang tersimpan sebanyak 100 gram (melebihi nisab), maka emasnya sudah wajib untuk dizakatkan. Jika ingin menunaikan zakat dengan uang, maka perhiasan tersebut perlu di konversikan dulu nilainya dengan harga emas saat hendak ingin menunaikan zakat, misalnya Rp.800.000,-/gram, maka 100 gram senilai Rp.80.000.000,-. Zakat yang perlu Bapak Fulan tunaikan adalah 2,5% x Rp.80.000.000,- = 2.000.000,-.

Menitipkan Zakat Emas Ke Graha Dhuafa Indonesia

kirim zakat

Untuk kamu yang sudah memahami cara penghitungan zakat emasnya, lalu ingin membayarkan zakat dari harta yang terpendam seperti emas, perak dan logam. kamu bisa menitipkannya ke Yayasan Graha Dhuafa Indonesia yang sudah memiliki sertifikat LAZ untuk menerima zakat.

Jika kamu masih memiliki pertanyaan seputar zakat, kamu bisa berkonsultasi bersama kami agar lebih jelas melalui pesan whatsapp chat di pokok kanan bawah ya. insyaallah dengan senang hati tim kami siap memberikan penjelasan lebih jauh tentang apa saja yang kamu tanyakan seputar zakat.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *