Wawasan & Artikel

Apa Itu Zakat Dan Macam-Macam Zakat Dalam Islam

pengertian zakat

Pengertian zakat pastinya sangat familiar dengan masyarakat muslim. terlebih di indonesia masyarakat yang mayoritas beragama islam pasti tidak asing dengan istilah zakat.  karena zakat sudah termasuk pada rukun islam yang ke-3 yang wajib di tunaikan oleh seorang muslim.

Apa itu Pengertian Zakat Dalam Islam

pengertian zakat

Zakat dapat diartikan sebagai penunaian kewajiban pada harta yang khusus, dengan cara yang khusus, dan disyaratkan ketika dikeluarkan telah memenuhi haul (masa satu tahun) dan nisab (ukuran minimal dikenai kewajiban zakat). Zakat pun kadang dimaksudkan untuk harta yang dikeluarkan. Sedangkan muzakki adalah istilah untuk orang yang memiliki harta dan mengeluarkan zakatnya.

Zakat disebut sebanyak 32 kali dalam Alquran

Zakat disyari’atkan pada tahun kedua Hijriyah dekat dengan waktu disyari’atkannya puasa Ramadhan. Zakat ini merupakan suatu kewajiban dan bagian dari rukun Islam. Hal ini tidak bisa diragukan lagi karena telah terdapat berbagai dalil dari Alquran, As Sunnah, dan ijma’ (kata sepakat ulama).

Dalil yang menyatakan wajibnya zakat di antaranya terdapat dalam Quran Surat Al Baqarah: 43, “Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.”

Begitu juga dalam sabda Nabi SAW ketika memerintahkan pada Mu’adz yang ingin berdakwah ke Yaman, “Jika mereka telah mentaati engkau (untuk mentauhidkan Allah dan menunaikan salat), maka ajarilah mereka sedekah (zakat) yang diwajibkan atas mereka di mana zakat tersebut diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan kemudian disebar kembali oleh orang miskin di antara mereka.”

Kedudukan Dan Hukum Zakat

pengertian zakat

Kedudukan Zakat dalam Islam Quran Surat Al-Bayyinah ayat 5 menerangkan bahwa Zakat setara dengan Sholat. Hukum zakat di islam sama seperti shalat (98:5; 2:43; 4:77 dst) dalam kitab manzilatuz zakat fil islam, zakat adalah qarinatus shalat yaitu amal yang selalu disebut berdampingan dengan salat.

Zakat Dalam Hukum Islam

  • Al Quran Surat 2:43 dan banyak ayat yang lain yang memiliki ungkapan wa atuz zakat; dan tunaikanlah zakat).
  • Sunnah rasul (rasul mengutus Muaz bin Jabal dan bersabda: “Sesungguhnya engkau akan datang pada suatu kaum dari ahli kitab, maka dakwahilah mereka kepada syahadah bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah dan aku adalah utusan Allah. Jika mereka taat pada ketentuan itu maka ajarkanlah mereka bahwa sesungguhnya Allah mewajibkan pada mereka solat lima waktu di setiap hari, jika mereka taat pada ketentuan itu, maka ajarkan mereka sesungguhnya Allah mewajibkan pada mereka shadaqah yang diambil dari orang yang kaya kemudian diberikan kepada fakir-fakirnya…”,
  • Ijma’ ulama (seluruh ulama di sepanjang masa telah menetapkan wajibnya zakat bila telah sempurna syaratnya dan para sahabat bersepakat untuk memerangi orang yang menahannya (tidak mengeluarkan zakat)).
  • Zakat adalah rukun islam ke tiga

Macam-macam Zakat dalam Islam

macam-macam zakat

Didalam islam zakat bukan hanya zakat fitrah saja yang dilaksanakan dalam bulan ramadan, tetapi zakat memiliki berbagai macam seperti yang sudah di jelaskan tentang pengertian zakat terdiri dari beberapa macam seperti zakat emas, zakat fitrah, zakat penghasilan, zakat pertanian, dan zakat perternakan.

1. Zakat Emas

Zakat emas, perak, atau logam mulia adalah zakat yang dikenakan atas emas, perak dan logam mulia lainnya yang telah mencapai nisab dan haul. Dalil mengenai kewajiban zakat atas emas atau perak ini ada dalam Al-Quran Surat At-Taubah Ayat 34.

“… Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,”.

Kewajiban zakat emas dan perak juga didasari dari beberapa hadits lainnya, salah satunya adalah hadits riwayat Abu Dawud rahimahullah:

“Jika engkau memiliki perak 200 dirham dan telah mencapai haul (satu tahun), maka darinya wajib zakat 5 dirham. Dan untuk emas, anda tidak wajib menzakatinya kecuali telah mencapai 20 dinar, maka darinya wajib zakat setengah dinar, lalu dalam setiap kelebihannya wajib dizakati sesuai prosentasenya.” (HR. Abu Dawud)

2. Zakat Fitrah

Zakat fitrah ialah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap orang Islam, baik laki-laki maupun perempuan.Ukuran besarnya zakat fitrah ialah satu sha’ (2,5 Kg). Sedangkan makanan yang wajib dikeluarkan yang disebutkan dalam nash hadis ialah kurma, tepung, terigu,gandum, aqit (sejenis keju), zahib (anggur).

Madzhab Maliki dan Syafi’I memperbolehkan mengganti kelima jenis makanan tersebut dengan makanan pokok lain, seperti beras, jagung atau sejenisnya. Sedangkan Hanafi, pembayarannya dapat diganti dengan membayar harga dari makanan pokok tersebut berupa uang (misal rupiah) dengan tujuan agar penggunaannya lebih Fleksibel.

Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah dari mulai awal Ramadhan sampai akhir.

3. Zakat Penghasilan

Zakat penghasilan atau yang dikenal juga sebagai zakat profesi; zakat pendapatan adalah bagian dari zakat mal yang wajib dikeluarkan atas harta yang berasal dari pendapatan / penghasilan rutin dari pekerjaan yang tidak melanggar syariah. Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan, penghasilan yang dimaksud ialah setiap pendapatan seperti gaji, honorarium, upah, jasa, dan lain-lainnya yang diperoleh dengan cara halal, baik rutin seperti pejabat negara, pegawai, karyawan, maupun tidak rutin seperti dokter, pengacara, konsultan, dan sejenisnya, serta pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan bebas lainnya.

خُذْ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” ( Surah At-Taubah : 103)

4. Zakat Pertanian

Landasan hukum untuk zakat pertanian ini adalah sebagai berikut

Firman Allah:

“Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-,macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya) Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila berbuah. Dan tunaikanlah haknya (zakatnya) di hari memetiknya”. (Q S, 6 : 141).

As Sunnah: Dari Jabir, Nabi bersabda:

“Yang diairi oleh sungai dan hujan 10% sedangkan yang diairi dengan pengairan 5 %”. Hasil ijma’  ulama.

Zakat Peternakan

Zakat Hasil Ternak (salah satu jenis Zakat Maal) meliputi hasil dari peternakan hewan baik besar (sapi,unta) sedang (kambing,domba) dan kecil (unggas, dll). Perhitungan zakat untuk masing-masing tipe hewan ternak, baik nisab maupun kadarnya berbeda-beda dan sifatnya bertingkat. Sedangkan haulnya yakni satu tahun untuk tiap hewan.

Itulah pengertian zakat yang mudah-mudahan para pembaca bisa memahami, serta semakin meningkatkan ketaqwaan kepada allah dengan melaksanakan kewajiban kita yaitu zakat. Tetapi jangan lupa ya menitipkan zakatnya ke Yayasan Graha Dhuafa Indonesia. Yang insyaallah amanah dalam menyalurkan titipan anda untuk para dhuafa di indonesia tercinta ini.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *