Jl. Cijagra No.21, Cijagra, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, Bandung 40826
Zakat Infaq Shodaqoh
Jl. Cijagra No.21, Cijagra, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, Bandung 40826
Dikisahkan oleh Syaikh Nawawi Banten melalui karyanya "Nashaihul Ibad" bahwasannya rahasia Nabi Ibrahim as menjadi 'khalilullah' dikarenakan Nabi Ibrahim tidak makan sore dan makan pagi kecuali bersama tamu, bahkan Nabi Ibrahim as menempuh perjalanan sejauh 1 atau 2 mil sekedar mencari orang untuk menemaninya makan.
Konteks filantropi paling dasar dalam Islam adalah "to'amil miskin", yakni memberi makan kepada orang miskin. Karenanya, salah satu ujian yang Allah SWT berikan kepada manusia ialah ujian kelaparan. Kelaparan adalah tanggung jawab seluruh umat muslim.
Al-Qur'an mengibaratkan bahwa orang yang memberi makan pada saat-saat kelaparan dengan menempuh jalan mendaki dan sukar. "Dan tahukah kamu apakah kiranya jalan yang mendaki dan sukar itu? ... atau memberi makan pada hari kelaparan." (Q.S.al-Balad, 90: 12, 14). Al-Qur'an juga menyebutkan bahwasannya orang yang tidak mau memberi makan adalah pendusta agama. "Tahukah kamu siapa orang yang mendustakan agama?... (orang yang) tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. " (Q.S. Al-Maun, 107: 1, 3).
Sementata Hadits Qudsi terkait memberi makan, yakni "Pada hari ini Aku menahan karunia-Ku darimu sebagaimana kamu telah menahan kelebihan sesuatu yang sebenarnya bukan merupakan hasil usahamu. " (HR. Bukhari & Muslim). "Wahai anak Adam, Aku minta makan kepadamu, tetapi kamu tidak mau memberikan makan kepada-Ku." Orang itu bertanya, "Wahai Tuhan, bagaimana caranya aku memberi makan kepadaMu, sedang Engkau Penguasa alam semesta? ". Allah Swt menjawab, "Ketahuilah, apakah kamu tidak peduli terhadap seorang hambaKu, yakni si fulan. Ia telah datang meminta makan kepadamu, namun kamu tidak memberinya makan. Ketahuilah, sekiranya kamu mau memberinya makan, maka kamu akan mendapati-Ku di sisinya." (HR Muslim).
Menurut Imam Jalaludin al-Suyuthi, dalam kitab "al-Jami al-Shaqir" yang mengutip satu hadits Nabi Saw bahwasannya orang yang memberi makan orang lapar akan mendapatkan perlindungan di bawah Arasy Allah Swt.
Dari Abdullah bin 'Amr ra., seseorang bertanya kepada Rasulullah Saw. "Manakah (amalan) Islam yang terbaik?" Nabi Saw bersabda : "Memberikan makanan, dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal dan tidak engkau kenal" (HR Bukhari & Muslim)
Nabi Saw berkata, "Sesungguhnya orang terbaik di antara kalian adalah orang yang memberi makan." (HR Thabrani)
Rasulullah saw berkata, "Sebaik-baik kalian adalah orang yang memberi makan." (HR Ibnu Majah)
Dari Abu Musa ra., Rasulullah saw bersabda, "Wahai Abu Dzarr, jika engkau memasak masakan berkuah, maka perbanyaklah kuahnya dan perhatikan tetanggamu." (HR Muslim)
Nabi Saw bersabda, "Sesungguhnya di surga terdapat sejumlah kamar yang bagian luarnya terlihat dari bagian dalamnya dan bagian dalamnya terlihat dari luarnya." Lalu seorang Arab Badui berdiri dan bertanya, "Ya Rasulullah, untuk siapa kamar-kamar itu?" Nabi Saw menjawab, "... untuk orang yang memberi makan.. " (HR Tirmidzi)
Selain mendapatkan kamar khusus di surga, Nabi Saw berkata, "Barangsiapa memberi makan kepada seorang mukmin hingga membuatnya kenyang dari rasa lapar, maka Allah akan memasukkannya ke dalam salah satu pintu surga yang tidak dimasuki orang lain." (HR Thabrani). Selain itu, Nabi Saw juga bersabda, "Api neraka merasa takut walaupun dengan sebiji kurma (yang kalian berikan untuk orang lapar)." (HR Bukhari)
"Barangsiapa memberi makan orang yang lapar, maka Allah SWT akan memberinya makanan dari buah-buahan di surga. Dan barangsiapa memberi minum orang yang haus, Allah akan memberinya minuman dari "Rahiqul Makhtum" (Minuman murni yang dilak) " (HR Tirmidzi & Abu Dawud)
Rasulullah saw bersabda, "Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga." (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, dan Al-Hafiz Abu Thahir)
Doa orang yang diberi makan sebagaimana dilafalkan oleh Rasulullah Saw, "Ya Allah, berilah ganti makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku." (HR Muslim)
Memberi makan atau bantuan langsung merupakan langkah awal pemenuhan kebutuhan dasar (fondasi) sebelum pemberdayaan seperti memberikan pengetahuan (akses ke pendidikan), keterampilan, dukungan berusaha serta pendampingan kemandirian.
Zakat Infaq Shodaqoh